MONUMEN PERANG DUNIA II, MONUMEN BERSEJARAH DI MANADO

Monumen Perang Dunia II adalah salah satu monumen bersejarah yang ada di Kota Manado. Monumen Perang Dunia II ini terletak di Jalan Sarapung, Lingkungan 2, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Manado, Sulawesi Utara. Berlokasi di tengah pusat kota Manado membuat Monumen Perang Dunia II ini menarik perhatian banyak orang. Monumen ini didirikan pada tahun 1946-1947. Monumen Perang Dunia II ini dimaknai sebagai salah satu tanda untuk menghormati dan mengenang pengorbanan penduduk setempat yang telah dilibatkan dalam perang itu. Sampai saat ini , Monumen Perang Dunia II masih berdiri kokoh di samping Gereja GMIM Sentrum,salah satu gereja tertua di Manado.

Walaupun struktur dari Monumen Perang Dunia II ini sudah lengkap, namun monumen ini belum sempurna, karena sejak awal didirikan pada tahun 1946 monumen ini belum diresmikan oleh sekutu dan prasastinya juga belum dipasang. Monumen ini tentunya menyimpan banyak sejarah bagi Kota Manado. Arsitektur dari Monumen Perang Dunia II ini sendiri cukup sederhana, berdiri diatas delapan tangga dan empat buah tiang besar yang menyangga kubus. Bagian dari dinding-dinding monumen ini dibiarkan polos , tidak di cat sama sekali. Monumen yang dibangun oleh Tentara Sekutu dan NICA (Tentara Sipil Belanda) ini berdiri setinggi 40 meter dan di desain oleh arsitek Belanda yaiut Ir Van Den Bosch.

Desain empat buah tiang besar yang menyangga kubus berbentuk persegi panjang ini disimbolkan sebagai peti jenazah para korban yang terlibat dalam perang dunia kedua. Secara kultural tradisional desain ini mengacu pada adat istiadat bentuk makam masyarakat Minahasa. Monumen Perang Dunia II ini adalah salah satu objek wisata yang sangat direkomendasikan bagi para wisatawan yang ingin datang berkunjung ke Manado. Selain berwisata, nilai sejarah yang ada pada Monumen Perang Dunia II ini juga tentunya menjadi daya tarik tersendiri dari Monumen Perang Dunia II ini. Lokasi Monumen Perang Dunia II ini yang juga berada dalam kompleks Gereja GMIM Sentrum Manado yang terkenal sebagai salah satu gereja tertua di Manado ini juga semakin menambah daya tarik monumen ini sebagai objek wisata di Manado yang harus di kunjungi oleh para wisatawan luar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *